Setelah memahami pengertian, perbedaan antara masalah biasa dan masalah penelitian, contoh, dan sumber masalah penelitan, selanjutnya Penulis diminta menulis penjabaran masalah secara jelas dan spesifik.
Permasalahan Kurikulum Merdeka
Kurikulum ditempatkan sebagai bagian yang penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Akan tetapi, banyak sebagian guru di Indonesia merasa pekerjaannya semakin bertambah dengan hadirnya kurikulum merdeka. Penerapan dan kebijakan yang berubah membuat guru merasa sulit dalam pengimplementasian pembelajarannya. Beberapa faktor yang membuat guru merasa terbebani adalah sebagai berikut:
- Keterampilan dan kurangnya pengetahuan guru
Guru merupakan teladan yang menjadi contoh untuk siswa siswinya. Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki wawasan pengetahuan serta keterampilan yang luas dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar ini memiliki hubungan erat dengan proses dan pengimplementasian kurikulum merdeka. Contoh implementasi yang menjadi beban guru disini adalah perancangan Rencana Program Pembelajaran (RPP) sehingga kurangnya wawasan dan keterampilan guru dalam mengerjakan RPP ini menjadi beban administrasi kurikulum merdeka.
- Pengelolaan dan alokasi waktu
Dalam hal ini, guru harus dapat mengelola waktu mereka kapan harus melakukan kegiatan belajar mengajar dan kapan harus mengerjakan administrasi kurikulum terkait. Hal tersebut menjadi salah satu alasan guru kurang produktif akan aktivitasnya. Selain itu, guru beranggapan bahwa mereka tidak mampu mengalokasikan waktu mereka untuk hal administrasi yang pada akhirnya menjadikan alasan siswa kurang terkendalikan karena sibuk akan hal administrasi.
- Sarana dan Prasarana sekolah
Kurikulum merdeka tentunya menuntut sekolah agar memiliki sarana dan prasana yang memadai. Tuntutan ini dilakukan agar mempermudah kegiatan belajar mengajar. Hanya saja, beberapa sekolah dapat ditemukan belum menyediakan perlengkapan yang lengkap (Rosyada et al., 2024, 241-242).
Alasan Pemilihan Masalah
Sebagai guru, Penulis memiliki masalah yang relevan. Penulis merasa bahwa administrasi sekolah memiliki kaitan kesehatan mental guru karena beberapa alasan; terbuangnya waktu, meingkatnya stress, kolaborasi yang berkurang, menghambat inovasi/eksperimen hingga tambahan biaya. Menurut Penulis, ini juga merupakan masalah yang relevan juga dengan rekan Penulis dari sekolah lain.
Daftar Pustaka
Rosyada, A., Syahada, P., & Chanifudin. (2024). Kurikulum Merdeka: Dampak Peningkatan Beban Administrasi Guru terhadap Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Inovasi, Evaluasi, dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 7. https://journal.ainarapress.org/index.php/jiepp/article/view/491


