Pujian & Komunikasi Efektif seorang Guru

Pujian & Komunikasi Efektif seorang Guru

Melibatkan siswa dalam meeting merupakan pengalaman baru untuk saya. Alhamdulillah, kelas meeting kali ini berjalan dengan baik dengan akhiran pujian yang diberikan kepada siswa yang mengalami keterlambatan pengerjaan. Untuk kedepannya mungkin saya ingin lebih ber-empati, pastinya akan terus belajar akan hal tersebut. Mungkin dari saya saja yang belum terbiasa ber-empati dalam lingkungan sekolah.


Fokus utama tulisan ini adalah pada pujian, komunikasi, dan penghargaan terhadap perbedaan dalam lingkungan belajar. Beberapa poin penting dalam dokumen ini adalah:

  1. Pujian dan Mindset
    • Pujian yang mendorong growth mindset adalah yang menekankan usaha dan perkembangan, misalnya: “Saya melihat kamu bekerja keras untuk memahami konsep ini, dan akhirnya berhasil!”
    • Pujian yang mengarah ke fixed mindset menekankan bakat atau kemampuan tetap, seperti: “Kamu memang pintar dalam matematika!”
  2. Meningkatkan Gaya Komunikasi
    • Menggunakan “Pesan Saya” untuk menyampaikan perasaan dan kebutuhan.
    • Berlatih mendengarkan secara aktif dan memahami sudut pandang orang lain.
    • Menggunakan pujian yang membangun hubungan sosial dalam lingkungan kelas.

  • Cerita Class Meeting (klik disini untuk video)
    • Mengisahkan kejadian dalam kelas di mana sebuah grup siswa menghadapi tantangan karena ada salah satu temannya kurang kolaboratif dalam mengerjakan pekerjaan kelompok (keterlambatan pengerjaan).
    • Dengan dukungan teman-teman sekelasnya yang memberikan pujian dan penghargaan, siswa tersebut akhirnya merasa diterima kembali dan mampu mengakui kesalahannya.
    • Guru memainkan peran sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan yang aman untuk refleksi dan pertumbuhan.
Bagikan ke sosial media
Fachrul
Fachrul

A self-employed IT and digital consultant driven by a profound passion for guiding businesses towards success in today's digital era.

Articles: 12